MATARIAU.COM – Aksi diduga pembegalan kembali meresahkan jagad media sosial dan khususnya warga Kota Pekanbaru
Kali ini, aksi tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 02.12 WIB di Jalan Kartama, tepatnya di dekat Simpang Handayani, dan viral di media sosial.
Informasi yang dihimpun MataRiau.com, kejadian ini pertama kali mencuat setelah akun Instagram @viralpekanbaru mengunggah sejumlah foto korban dengan kondisi luka di beberapa bagian tubuh.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa dua orang remaja menjadi korban aksi brutal sekelompok pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 11 orang.
Berdasarkan keterangan saksi yang beredar, kedua korban saat itu tengah dalam perjalanan pulang ke rumah.
Namun di tengah jalan, mereka diduga dihentikan oleh para pelaku yang membawa senjata tajam jenis samurai serta stik bisbol.
Para korban kemudian dipukul dan dibacok, sebelum uang serta helm mereka dirampas.
Tak hanya itu, kedua remaja tersebut juga diduga dibawa secara paksa dari Jalan Kartama hingga ke kawasan Palas.
Sepanjang perjalanan, korban disebut terus mengalami kekerasan berupa pemukulan dan pembacokan sebelum akhirnya ditinggalkan oleh para pelaku.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan luka di bagian tangan, kaki, dan pipi, yang memicu keprihatinan sekaligus kemarahan warganet.
Menanggapi informasi tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau Kombes Pol Hasyim tidak menampik adanya kejadian tersebut.
Ia memastikan kasus itu telah ditangani oleh kepolisian.
“Lagi dilidik anggota,” ungkap Kombes Hasyim singkat saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, akun resmi Humas Polda Riau juga merespons informasi awal yang beredar di media sosial.
“Terima kasih infonya, kami sedang menyelidiki kejadian ini. Perkembangan lebih lanjut segera kami sampaikan,” tulis akun tersebut.
Peristiwa ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah warganet menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi keamanan di Pekanbaru, khususnya pada malam hingga dini hari.
Akun @****keyreads menulis, “Anak remaja berkeliaran jam 2 pagi, begal ini makin menjadi-jadi dan biasanya juga isinya anak-anak muda. Semoga kita sebagai orang tua terus belajar mendidik anak, dilindungi Tuhan lingkungannya dan dikuatkan dari rumah.”
Sementara akun @*****repekanbaru mengingatkan warga agar lebih waspada. “Makin meresahkan, kalau keluar malam hati-hati guys. Kalau sudah jam 10 malam mending pulang ke rumah saja.”
Kekhawatiran serupa juga disampaikan akun @***hulan92 yang menandai aparat kepolisian. “@kapoldariau @kapolresta_pekanbaru pak gimana ini, sudah mulai nggak aman saja nih Pekanbaru,” tulisnya.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini dan meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi kejahatan serupa terulang kembali.





