PekanbaruUtama

Hotspot di Riau Melonjak Jadi 60 Titik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Petir

×

Hotspot di Riau Melonjak Jadi 60 Titik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Petir

Sebarkan artikel ini

 

MATARIAU.COM – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Minggu (7/6/2026), terdeteksi sebanyak 60 titik hotspot, meningkat tajam dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya tercatat 31 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, menjelaskan bahwa meski jumlah hotspot meningkat, peluang hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau sepanjang hari.

“Pada pagi hari, cuaca umumnya berawan. Namun dari pantauan radar BMKG, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sudah terjadi di beberapa wilayah seperti Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hilir, Kampar, dan sebagian Dumai,” ujarnya.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan masih berpotensi mengguyur wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Indragiri Hilir.

Sementara pada malam hari, hujan diprakirakan meluas ke Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

Baca Juga  Tiga Pelaku Pengeroyokan di Jalan Diponegoro Pekanbaru Ditangkap, Korban Alami Luka Tusuk

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi ini diperkirakan terjadi di wilayah Rokan Hulu, Siak, Kampar, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai, baik pada pagi, siang, sore, hingga malam hari.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 55 hingga 100 persen.

Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 36 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah.

Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di laut tetap diminta waspada, karena gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Rokan Hilir dan Dumai-Bengkalis.

Baca Juga  Kuasa Hukum Tegaskan Abdul Wahid Tak Pernah Terima Uang, Siap Buktikan di Persidangan

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Pulau Sumatera tercatat mencapai 295 titik.

Sebaran terbanyak berada di Sumatera Barat dengan 56 titik, diikuti Sumatera Selatan 43 titik, Jambi 40 titik, Sumatera Utara 31 titik, dan Bengkulu 24 titik.

Di Provinsi Riau sendiri, Kabupaten Rokan Hulu menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 20 titik.

Disusul Bengkalis 12 titik, Kuantan Singingi 9 titik, Indragiri Hilir 7 titik, Rokan Hilir 4 titik, serta masing-masing 2 titik di Siak, Indragiri Hulu, dan Dumai. Sementara Kampar dan Pelalawan masing-masing tercatat satu titik.

Meningkatnya jumlah hotspot ini menjadi perhatian serius, mengingat sejumlah wilayah Riau tengah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Meskipun hujan masih berpotensi turun, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api baru.