Olahraga

Manajemen PSPS Soroti Tiga Keputusan Wasit yang Dinilai Merugikan Saat Hadapi Adhyaksa FC

×

Manajemen PSPS Soroti Tiga Keputusan Wasit yang Dinilai Merugikan Saat Hadapi Adhyaksa FC

Sebarkan artikel ini

MATARIAU.COM – Dalam surat terbuka yang dikirimkan ke Komite Etik PSSI, PSPS Pekanbaru merinci sejumlah keputusan wasit Yeni Krisdianto yang dinilai merugikan tim.

Kerugian itu terjadi saat tuan rumah PSPS menghadapi Adhyaksa FC Banten pada pekan ke-17 Liga Championship 2025/2026.

Laga penuh drama itu digelar di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Jumat (23/1/2026)

Manajer PSPS, Miftakhul Fahamsyah, menjelaskan setidaknya terdapat tiga poin utama yang menjadi keberatan pihaknya.

Poin pertama berkaitan dengan keputusan penalti untuk PSPS yang awalnya diberikan wasit, namun kemudian dibatalkan setelah tinjauan VAR dengan alasan diving.

Baca Juga  Unggul Cepat hingga Kontroversi VAR, PSPS Ditahan Imbang Adhyaksa 1-1

“Awalnya wasit langsung menunjuk titik penalti, tapi setelah melihat VAR penalti itu dibatalkan,” ujar Miftakhul.

Poin kedua adalah penalti yang diberikan kepada Adhyaksa FC, yang menurut PSPS tidak didasari pelanggaran yang jelas dan dinilai tidak fair.

Sementara poin ketiga menyangkut gol kedua PSPS yang dianulir.

Dalam tayangan VAR, penyerang PSPS Antonio Gamaroni dinilai mengontrol bola menggunakan dada sebelum mencetak gol.

“Wasit awalnya mengesahkan gol tersebut, tetapi berubah setelah melihat VAR,” ungkapnya.

Baca Juga  Derby Sumatera Penuh Drama, PSPS Pekanbaru vs PSMS Medan Berakhir Imbang 3-3

“Padahal tidak ada pemain lawan yang mengajukan protes, dan Antonio jelas menunjukkan gestur bahwa bola mengenai dada,” pungkasnya.

Dengan berbagai drama itu, laga tersebut terpaksa berakhir dengan skor imbang 1-1.

Gol itu masing-masing dicetak Asir Azis pada menit