MATARIAU.COM – PSPS Pekanbaru bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada laga penutup putaran kedua Liga musim 2025 – 2026.
Duel krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Sabtu (31/1/2026) malam.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, memastikan seluruh pemain Askar Bertuah berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.
Ia menegaskan tidak ada kendala berarti dalam kesiapan tim, baik pemain lokal maupun legiun asing.
“Alhamdulillah, semua pemain dalam kondisi sangat baik. Secara keseluruhan tim siap dan kami akan berusaha maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar Aji, Jumat (30/1/2026) malam.
Meski demikian, Aji mengakui laga kontra Persiraja dipastikan tidak berjalan mudah.
Ia menilai kekuatan tim berjuluk Laskar Rencong saat ini jauh berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Perombakan komposisi pemain membuat Persiraja tampil lebih solid dan berbahaya, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Kondisinya jelas tidak mudah. Persiraja sekarang dihuni pemain-pemain dengan kualitas cukup bagus. Situasinya tentu berbeda dari pertandingan sebelumnya,” kata Aji.
Tantangan PSPS semakin berat lantaran Persiraja diperkuat sejumlah pemain yang pernah berada di bawah asuhan Aji Santoso.
Kehadiran para mantan anak asuh tersebut dinilai memberi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah.
Beberapa nama yang disorot Aji antara lain Viktor Pae, Faris Adit, Fava Sheva, hingga rekrutan anyar Omid Popalzay.
Menurutnya, para pemain tersebut memiliki kualitas, pengalaman, serta pemahaman permainan yang mumpuni.
“Viktor Pae adalah pemain senior dengan pengalaman tinggi. Sheva juga punya talenta besar, bahkan saat bersama PSPS sempat menjadi bagian dari tim nasional U-20,” ungkapnya.
Faris musim lalu menjadi andalan PSPS sebelum hijrah ke Borneo dan kini memperkuat Persiraja,” jelas Aji.
Selain itu, Aji juga mewaspadai lini serang Persiraja yang dinilainya agresif dan memiliki naluri mencetak gol tinggi.
Ia menekankan pentingnya disiplin, fokus, dan konsistensi permainan sepanjang laga agar PSPS mampu meredam tekanan tuan rumah.
“Soal apakah menghadapi mantan pemain menjadi keuntungan atau justru kerugian, itu akan terlihat di lapangan. Yang jelas kami harus waspada, bukan hanya kepada mereka, tetapi seluruh pemain Persiraja,” tegasnya.
Laga ini menjadi penentu bagi PSPS Pekanbaru untuk menutup putaran kedua dengan hasil positif, meski tantangan berat sudah menanti di kandang Laskar Rencong.





