Pekanbaru

PSPS Pekanbaru Resmi Tunjuk Akhyar Ilyas sebagai Pelatih Kepala

×

PSPS Pekanbaru Resmi Tunjuk Akhyar Ilyas sebagai Pelatih Kepala

Sebarkan artikel ini

MATARIAU.COM – Teka-teki sosok pelatih kepala PSPS Pekanbaru akhirnya terjawab.

Setelah ditinggal Aji Santoso, manajemen klub berjuluk Askar Bertuah resmi menunjuk Akhyar Ilyas sebagai nahkoda baru untuk mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.

Kepastian ini diumumkan pada Senin (22/6/2026), sekaligus menjadi awal langkah baru bagi PSPS dalam upaya mewujudkan ambisi besar kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional, Liga 1.

Akhyar Ilyas bukanlah nama asing di kancah Liga 2. Pelatih asal Aceh tersebut sebelumnya sukses mencuri perhatian saat menangani Persiraja Banda Aceh pada musim 2025/2026.

Di bawah kepemimpinannya, tim berjuluk Laskar Rencong mampu bangkit dari keterpurukan.

Saat pertama kali datang, Persiraja berada di zona play-off degradasi dan menghadapi situasi sulit.

Namun, berkat sentuhan taktik, strategi permainan yang tepat, serta rekrutan pemain di bursa transfer pertengahan musim, Akhyar berhasil mengangkat performa tim hingga finis di posisi kelima Grup A.

Baca Juga  Polresta Pekanbaru Sita 240 Gram Sabu dan 875 Butir Ekstasi di Kampung Dalam

Keberhasilan itu menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen PSPS dalam menunjuk Akhyar sebagai pelatih kepala.

CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, memastikan bahwa proses perekrutan telah rampung dan Akhyar kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Askar Bertuah.

“Alhamdulillah, Coach Akhyar sudah resmi bergabung dengan PSPS Pekanbaru,” ujarnya.

Edward menjelaskan, saat ini manajemen masih fokus menyelesaikan susunan tim pelatih sebelum melangkah ke tahap perekrutan pemain.

“Kami selesaikan dulu tim pelatih. Setelah itu baru bersama-sama mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan dan filosofi pelatih,” jelasnya.

Penunjukan ini dilakukan setelah PSPS kehilangan Aji Santoso yang sebelumnya telah dikontrak.

Baca Juga  Suardi Klarifikasi Isu Rp200 Juta, Tegaskan Bukan untuk Penyidik

Namun, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu memutuskan mundur karena alasan keluarga sebelum persiapan tim dimulai.

Kondisi tersebut membuat manajemen bergerak cepat agar persiapan tim menghadapi Liga 2 tidak terganggu.

Musim ini menjadi tantangan besar bagi PSPS Pekanbaru. Selain kembali bersaing di Grup Barat yang dihuni tim-tim kuat, klub kebanggaan masyarakat Riau itu juga mengusung target promosi ke Liga 1, setelah beberapa musim gagal mewujudkannya.

Dengan rekam jejak yang dimiliki dalam membangkitkan tim, Akhyar Ilyas diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan menjadikan PSPS sebagai kekuatan yang diperhitungkan di Liga 2.

Kini, era baru PSPS Pekanbaru resmi dimulai.

Tugas berat menanti Akhyar untuk membangun skuad yang solid dan mengembalikan kejayaan Askar Bertuah.