MATARIAU.COM – Lantai dua bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk saat dikunjungi rombongan study tour, Sabtu (31/1/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka.
Informasi yang berhasil MataRiau.com himpun, korban merupakan rombongan study tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam.
Para korban terdiri dari 15 siswa-siswi, 1 orang guru pendamping, serta 1 orang pemandu wisata setempat.
Seluruh korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis pascakejadian.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menyampaikan, sebanyak 10 korban dirujuk ke RSUD Siak untuk menjalani perawatan lanjutan.
Sementara 7 korban lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Mempura dengan kondisi luka ringan.
“Seluruh korban saat ini dalam penanganan tenaga medis dan kondisinya terus dipantau,” ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.
Menindaklanjuti insiden tersebut, pihak kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi.
Polisi juga melakukan pendataan terhadap korban dan saksi-saksi, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menutup sementara kawasan wisata Tangsi Belanda hingga dilakukan pemeriksaan teknis dan perbaikan menyeluruh guna menjamin keselamatan pengunjung.





