PEKANBARU – Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara kembali digagalkan aparat gabungan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (18/2/2026).
Sebanyak 1,3 kilogram ganja yang disamarkan dalam paket kargo tujuan Bekasi berhasil diamankan sebelum sempat diberangkatkan ke Jakarta.
Pengungkapan kasus ini berawal dari pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray di terminal kargo.
Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim II yang bertugas mencurigai satu paket kiriman karena tampilan tidak lazim di layar pemindai.
Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama personel TNI AU dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin.
Paket dibuka secara manual dan ditemukan bungkusan plastik hitam yang disembunyikan di dalam kardus makanan ringan.
Setelah dilakukan uji menggunakan alat deteksi narkotika, isi paket dipastikan positif mengandung Cannabis atau ganja dengan berat total mencapai 1.338 gram.
Paket tersebut diketahui hendak dikirim ke wilayah Bekasi dengan penerima berinisial BR.
Barang bukti selanjutnya diamankan di kantor Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II sebelum diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesiapsiagaan dan profesionalisme personel di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba, khususnya melalui jalur udara.
“Saya mengapresiasi kewaspadaan dan ketelitian personel yang bertugas. Ini menunjukkan setiap unsur menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan wilayah udara dari ancaman narkotika,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara TNI AU, Avsec, Bea Cukai, dan instansi terkait guna memperketat pengawasan aktivitas di lingkungan bandara.
Pengungkapan ini diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan jalur udara sebagai sarana peredaran narkoba.
Lanud Roesmin Nurjadin, lanjutnya, akan terus meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme personel demi menjaga keamanan serta keselamatan penerbangan di Pekanbaru dan sekitarnya.





