PEKANBARU — Sebanyak 252 siswa dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan peserta didik baru di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau tahun 2026. Seleksi yang diikuti 422 peserta ini berlangsung selama dua hari, pada 11–12 April 2026, dengan tingkat persaingan yang cukup ketat.
Kepala Sekolah SKO Riau, Taslim, mengatakan sistem penerimaan tahun ini mengalami perubahan signifikan dengan diterapkannya dua jalur seleksi, yakni jalur berasrama dan jalur mandiri.
“Tahun ini kami membuka dua jalur, yaitu berasrama sebanyak 130 siswa dan jalur mandiri sebanyak 122 siswa dari total 20 cabang olahraga,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, siswa yang diterima melalui jalur berasrama akan tinggal di lingkungan sekolah dan berkesempatan menempati Wisma Atlet di kawasan Rumbai. Fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pemuda dan Olahraga Riau dengan Dinas Pendidikan Riau.
“Fasilitas ini menjadi dukungan penting dalam pembinaan atlet muda, karena mereka mendapatkan tempat tinggal yang lebih memadai,” jelasnya.
Taslim menambahkan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak guna menjamin objektivitas penilaian, seperti KONI Riau, akademisi, serta pelatih dari masing-masing cabang olahraga.
“Dari seleksi yang ketat, kami mendapatkan 252 siswa terbaik dari kedua jalur tersebut,” katanya.
Pengumuman resmi peserta yang dinyatakan lulus akan disampaikan pada 25 April 2026.
Ia berharap para siswa terpilih memiliki kualitas lebih baik dibandingkan angkatan sebelumnya serta mampu berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami melihat potensi mereka sangat baik, baik dari sisi fisik, teknik, maupun kemampuan lainnya. Harapannya mereka dapat menjadi atlet yang mengharumkan nama Riau,” tutupnya.





