PekanbaruUtama

Kepergok Bobol Bengkel di Siang Bolong, 2 Pria di Pekanbaru Nyaris Tewas Diamuk Massa

×

Kepergok Bobol Bengkel di Siang Bolong, 2 Pria di Pekanbaru Nyaris Tewas Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini

MATARIAU.COM – Aksi pencurian yang terjadi di siang bolong di Kota Pekanbaru nyaris berujung tragis, Minggu (7/6/2026).

Dua pria yang diduga pelaku pembobolan bengkel las di Jalan Melur, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan nyaris tewas diamuk massa setelah kepergok warga.

Kedua pelaku diketahui berinisial DM alias Donal (43) dan JJ alias Jarmi (37), yang merupakan warga Pekanbaru.

Mereka tertangkap tangan saat berusaha membawa kabur sejumlah peralatan bengkel milik korban.

Peristiwa ini bermula ketika pemilik bengkel sedang tidak berada di tempat karena tengah bekerja di luar.

Saat kembali, korban terkejut melihat dua orang tak dikenal sedang mengangkut peralatan bengkel miliknya dan menaikkannya ke sepeda motor.

Baca Juga  Dua Tersangka Penadahan di Pekanbaru Dibebaskan Lewat Restorative Justice

Melihat kejadian tersebut, korban langsung berteriak “maling” untuk meminta bantuan warga sekitar.

Teriakan itu sontak memancing perhatian warga yang kemudian berbondong-bondong mengejar kedua pelaku.

Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Kedua pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor, namun warga terus membuntuti mereka hingga ke persimpangan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ahmad Dahlan.

Di lokasi tersebut, pelarian pelaku terhenti setelah sepeda motor yang mereka gunakan terjatuh.

Kesempatan itu langsung dimanfaatkan warga untuk menangkap keduanya. Emosi massa yang sudah memuncak membuat kedua pelaku nyaris menjadi sasaran amukan.

Beruntung, aparat kepolisian dari Tim Opsnal Polsek Senapelan segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga  Pemobil Viral Aniaya Pejalan Kaki Gendong Balita di Pekanbaru Jadi Tersangka

Petugas dengan sigap mengamankan kedua pelaku dari amukan warga yang semakin tak terkendali.

Kanit Reskrim Polsek Senapelan, IPTU Dodi Vivino, menjelaskan bahwa tindakan cepat anggotanya berhasil menyelamatkan nyawa kedua pelaku.

“Setelah menerima informasi, tim langsung menuju lokasi dan melakukan pengamanan terhadap kedua pelaku,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti yang sempat dibawa kabur oleh pelaku. Kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta.

Kasus ini pun langsung ditangani pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut, sementara kedua pelaku digiring ke Mapolsek Senapelan guna menjalani pemeriksaan intensif.