MATARIAU.COM-Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Sebanyak 30 penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II mengalami pembatalan pada Senin, 7 September 2026. Pembatalan dilakukan menyusul penyebaran abu vulkanik (volcanic ash) di ruang udara serta penyesuaian operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Executive General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan pembatalan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat.
“Sehubungan dengan erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada penyebaran abu vulkanik (volcano ash) di ruang udara serta penyesuaian operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, pada hari Senin terdapat 30 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mengalami pembatalan,” kata Achmad.
Berdasarkan data monitoring hingga pukul 12.18 WIB, penerbangan yang terdampak berasal dari sejumlah maskapai dengan rute Pekanbaru-Jakarta maupun Jakarta-Pekanbaru.
Maskapai yang mengalami pembatalan di antaranya Pelita Air, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet dan Garuda Indonesia.
Achmad mengatakan, tim operasional Bandara SSK II telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Pihak bandara juga terus melakukan pembaruan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan serta secara rutin melakukan pembaruan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak,” ujarnya.
Masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara SSK II Pekanbaru diimbau untuk memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan pihak maskapai sebelum berangkat ke bandara.
Hal tersebut penting mengingat kondisi penerbangan dapat berubah menyesuaikan perkembangan erupsi dan kondisi ruang udara.
Manajemen Injourney Airports Bandara SSK II Pekanbaru, lanjut Achmad, akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.
“Kami senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara guna memberikan pelayanan sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa bandara serta berharap agar bencana erupsi Anak Gunung Krakatau ini dapat segera teratasi,” pungkasnya.





