PekanbaruUtama

Dua Pemotor Tewas Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Sopir Truk Melarikan Diri

×

Dua Pemotor Tewas Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Sopir Truk Melarikan Diri

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Sopir truk Fuso yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Siak II, dekat Masjid Raya Provinsi Riau, Sabtu (21/2/2026) malam dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Sopir truk lari dari TKP, hingga kini keberadaannya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio Bagus Wira Wicaksana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026).

AKP Satrio Bagus menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal saksi, truk diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur menanjak.

Baca Juga  Begini Cara Dirlantas Polda Riau Kawal Kelancaran Pacu Jalur Kuansing 2025

“Dari keterangan awal dan hasil olah TKP, diduga rem truk mengalami gangguan atau blong saat berada di tanjakan,” ujar AKP Satrio.

Saat truk kehilangan kendali, sepeda motor yang berada tepat di belakangnya diduga tidak sempat menghindar dan masuk ke kolong kendaraan berat tersebut.

Benturan keras tak terhindarkan. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga sekitar sempat berupaya memberikan pertolongan sebelum aparat kepolisian dan petugas terkait tiba di TKP.

Baca Juga  BNNP Riau Amankan 14 Orang dalam Razia Kampung Narkoba di Pangeran Hidayat

Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru langsung mengamankan kendaraan yang terlibat serta melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi juga terus memburu sopir truk yang diketahui meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian.

Selain mendalami faktor teknis kendaraan, penyidik juga menelusuri kemungkinan unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden lalu lintas di Kota Pekanbaru.

Aparat mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur menanjak pada malam hari.