MATARIAU.COM – Suasana haru menyelimuti Masjid Raya An Nur Riau saat empat orang resmi memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, Jumat (5/6/2025) siang.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, disaksikan ratusan jamaah yang turut larut dalam suasana emosional tersebut.
Momen sakral itu menjadi titik awal perjalanan spiritual baru bagi para mualaf.
Empat orang yang mengikrarkan keislamannya yakni Rivaldo (11), Rizki Zicho (15), Linda Listafani Famaugu (26), dan Lidia Arta Manalu (31).
Di antara mereka, Rivaldo dan Rizki merupakan kakak beradik yang masih berstatus pelajar.
Keduanya hadir didampingi sang ibu yang telah lebih dahulu memeluk Islam, menambah kesan hangat dalam prosesi tersebut.
Prosesi pengucapan syahadat dipandu langsung oleh Ketua Mualaf Center An Nur Riau, Ir Rubianto.
Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan keluarga meskipun terdapat perbedaan keyakinan.
“Perbedaan agama bukan alasan untuk memutus silaturahmi. Islam mengajarkan kita untuk tetap berbuat baik kepada orang tua dan keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para mualaf agar terus istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.
Menurutnya, perjalanan sebagai mualaf membutuhkan kesabaran dan kesungguhan dalam belajar.
“Mulailah dari hal dasar seperti wudhu, salat, hingga membaca Alquran. Jangan pernah berhenti belajar,” pesannya.
Usai mengucapkan syahadat secara bergantian, keempatnya resmi menjadi bagian dari umat Islam.
Wajah bahagia terlihat jelas saat mereka menerima ucapan selamat dari jamaah yang hadir.
Sebagai bentuk dukungan, Mualaf Center An Nur Riau turut memberikan perlengkapan ibadah kepada para mualaf.
Momen ini menjadi bukti bahwa hidayah dapat datang kepada siapa saja.
Dengan latar belakang berbeda, keempatnya kini memulai lembaran baru sebagai muslim, dengan harapan mampu istiqamah menjalani kehidupan yang lebih baik.





