PekanbaruUtama

Terungkap, Begini Kronologi Jambret Sadis di Bukit Raya yang Motornya Dibakar Massa

×

Terungkap, Begini Kronologi Jambret Sadis di Bukit Raya yang Motornya Dibakar Massa

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Ricardo didampungi Kanit Reskrim Iptu Muhammad Zamhur.(ist)
Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Ricardo didampungi Kanit Reskrim Iptu Muhammad Zamhur.(ist)

MATARIAU.COM – Satu persatu keterangan saksi tentang kronologi aksi jambret yang menewaskan karyawan bank di Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru terus dirangkai penyidik kepolisian.

Terbaru, Kapolsek Bukit Raya, Kompol David Ricardo kepada Singgalang Riau menjelaskan bahwa kedua pelaku merupakan pasangan kekasih dan residivis.

“Menurut keterangan warga di lokasi kejadian pelaku sempat menarik tas korban namun gagal karena korban berusaha mempertahankan tas tersebut,” katanya.

Namun, akibat mempertahankan tas itu korban terpental dan tertabrak kendaraan dan terjatuh dan begitu pula dengan kedua pelaku.

Baca Juga  Pemprov Riau Bentuk Tim Khusus Percepat Perbaikan Jalan Berlubang di Seluruh Wilayah

Kompol David menjelaskan, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Awalnya pelaku sempat menjambret Hp di Jalan Unggas namun gagal.

Selanjutnya di Jalan Tengku Bey, tas korban diketahui bernama Siti Harahap yang coba di jambret.

Kedua pelaku diketahui masing-masing berinisial JS (21) dan SN (26).

“Pelaku sempat dihakimi warga dan bahkan sepeda motor pelaku dibakar,” kata Kompol David didampingi Kanit Reskrim Iptu Muhammad Zamhur.

Korban yang mengalami kondisi kritis sempat dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis namun nyawanya tak tertolong.

Baca Juga  Aksi Diduga Begal di Kartama Pekanbaru Viral, Begini Kata Polisi dan Warganet

“Pelaku yang berhasil diamankan mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kompol David.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap secara detail kronologi kejadian serta peran masing-masing pelaku.

“Kami masih mendalami kasus ini dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan melengkapi alat bukti,” pungkasnya.