UtamaPekanbaru

Tolak Relokasi Tesso Nilo, Massa Duduki Jalan dan Bangun Tenda di Pekanbaru

×

Tolak Relokasi Tesso Nilo, Massa Duduki Jalan dan Bangun Tenda di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Senin (13/4/2026), berlangsung memanas. Massa tak hanya menyampaikan orasi, tetapi juga mendirikan tenda dan memblokade akses jalan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah.

Penutupan jalan dilakukan di ruas strategis, tepatnya dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Ahmad Yani. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami gangguan dan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif.

Koordinator aksi, Wandri Saputra, menegaskan bahwa massa akan bertahan di lokasi hingga tuntutan mereka direspons langsung oleh pemerintah pusat. Bahkan, mereka menyatakan siap menunggu hingga Presiden bersedia melakukan pertemuan secara daring.

Baca Juga  Kapolri Rombak Polda Riau, Kabid Humas dan Empat Kapolres Dimutasi

“Kami akan tetap di sini sampai ada pertemuan dengan Presiden. Kami ingin menyampaikan langsung aspirasi masyarakat,” ujar Wandri.

Aksi ini dipicu oleh belum terpenuhinya permintaan massa untuk berdialog dengan pemerintah pusat terkait nasib masyarakat yang terdampak kebijakan di wilayah mereka.

Dalam tuntutannya, AMMP secara tegas menolak relokasi warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Mereka juga mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan jaminan kepastian hidup bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, massa menilai negara harus hadir melindungi rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, yang menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Baca Juga  BAP Identik Terungkap di Sidang, Penasihat Hukum Abdul Wahid Angkat Bicara

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi ini direncanakan berlangsung hingga 18 April 2026. Massa berkomitmen akan terus menyuarakan tuntutan hingga ada kejelasan dari pemerintah.