PEKANBARU – Sebuah video yang merekam aksi puluhan remaja menyerang sebuah kafe di Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, mendadak viral di media sosial dan memicu kehebohan warganet.
Video tersebut diunggah akun Instagram @kabarpekanbaru pada Senin (22/12/2025). Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat sekelompok pria datang secara beramai-ramai dan langsung masuk ke area kafe dengan sikap agresif.
Suasana kafe yang semula normal seketika berubah mencekam.
Dalam video tampak sejumlah remaja mengejar dan menyerang seorang pria yang berada di dalam kafe.
Korban terlihat tidak mengenakan baju dan berusaha melarikan diri dari kepungan para pelaku, sementara pengunjung lain tampak panik dan menjauh demi menyelamatkan diri.
Berdasarkan narasi yang menyertai unggahan tersebut, insiden itu disebut terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, di kawasan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Hingga kini, motif penyerangan masih belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan jelas apakah aksi tersebut dipicu konflik pribadi atau permasalahan lain antara korban dan para pelaku.
Aksi tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan para remaja itu karena dinilai meresahkan serta membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pengunjung kafe yang tidak terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Marpoyan Damai yang sedang tidak damai,” tulis salah satu pengguna Instagram di kolom komentar unggahan itu.
Tak sedikit pula warganet yang mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas insiden tersebut dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun korban, serta kronologi lengkap kejadian dalam video viral tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan spekulasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Warga yang memiliki informasi tambahan terkait peristiwa tersebut juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang.





