Rohil

BGN dan Komisi IX DPR RI Perkuat Edukasi Gizi di Tanah Putih Rohil

×

BGN dan Komisi IX DPR RI Perkuat Edukasi Gizi di Tanah Putih Rohil

Sebarkan artikel ini

MATARIAU.COM – Pemerintah terus mengakselerasi pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terbaru, sosialisasi digelar di Aula GOR MTsN Sintong, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (13/2) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Maharani, bersama Kepala KPPG Pekanbaru selaku perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Syartiwidya.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap program strategis nasional tersebut.

Dalam pemaparannya, Maharani menegaskan bahwa MBG dirancang untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Program ini juga difokuskan untuk membangun kebiasaan makan sehat sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Dua Pemotor Tewas Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, Sopir Truk Melarikan Diri

Menurutnya, kebiasaan makan bersama di sekolah dapat menjadi sarana edukasi efektif bagi anak-anak untuk mengenal dan menyukai makanan sehat, termasuk sayuran, protein hewani, serta buah-buahan.

“Dengan pola makan teratur dan bergizi, anak-anak tidak hanya lebih sehat, tetapi juga terhindar dari kebiasaan jajan sembarangan. Bahkan, mereka bisa belajar mengelola uang jajan dengan lebih bijak,” ujarnya.

Ia menambahkan, akses terhadap protein hewani dan buah segar menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi anak-anak yang sebelumnya jarang mengonsumsi makanan bergizi lengkap.

Tak hanya berdampak pada aspek kesehatan, Program MBG juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Keterlibatan warga dalam pengelolaan dapur umum dan penyediaan bahan pangan membuka peluang usaha baru serta meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Baca Juga  Jaringan Sabu Rohil-Dumai Terbongkar, Polisi Amankan Senpi Rakitan hingga Rp50 Juta

Namun demikian, Maharani menekankan pentingnya peran serta orang tua, guru, dan masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program.

Pengawasan terhadap kualitas, kebersihan, serta kelayakan makanan menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan secara optimal.

“Program ini bukan sekadar membagikan makanan gratis, tetapi membangun fondasi pola hidup sehat generasi muda. Karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar pelaksanaannya higienis, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami urgensi pemenuhan gizi seimbang dan turut aktif mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis, demi mencetak generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing di masa mendatang.