Pekanbaru

Kebakaran Gegerkan Warga Jalan Delima Pekanbaru, Api Berkobar di Permukiman Padat

×

Kebakaran Gegerkan Warga Jalan Delima Pekanbaru, Api Berkobar di Permukiman Padat

Sebarkan artikel ini

MATARIAU.COM-Kebakaran hebat menggegerkan warga di kawasan permukiman padat Jalan Delima, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Rabu (20/5/2026) pagi.

Kobaran api yang muncul sekitar pukul 06.10 WIB dengan cepat membesar hingga memicu kepanikan warga sekitar.

Peristiwa itu terjadi di area belakang Masjid Al Ikhlas.

Api yang membumbung tinggi membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sekaligus berupaya membantu pemadaman awal agar kobaran tidak semakin meluas.

Sejumlah warga tampak menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan api sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga  Diduga Mencuri, Pria di Pekanbaru Tewas Dihajar Massa di Jalan Duyung

“Api cepat sekali membesar. Warga langsung panik karena lokasi rumah cukup rapat,” ujar Ali seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama setelah laporan diterima, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Petugas berjibaku menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Asap hitam pekat sempat menyelimuti area sekitar lokasi, sementara proses pemadaman menjadi perhatian warga yang memadati tempat kejadian untuk menyaksikan situasi.

Baca Juga  Satgas Antinarkoba Polda Riau Tangkap Pengedar Sabu di Pangeran Hidayat, 21 Paket Siap Edar Disita

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

Petugas terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan guna memastikan sumber api dan dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah bangunan yang terdampak maupun total kerugian akibat kebakaran.

Selain itu, informasi terkait korban jiwa juga masih menunggu hasil pendataan dari pihak berwenang.

Perkembangan terbaru mengenai insiden ini masih menunggu keterangan resmi dari instansi terkait.