PEKANBARU – Korban tewas ditabrak pelaku jambret di Jalan Tengku Bey, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru ternyata seorang karyawan Bank Mandiri.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, saat korban ditabrak sepeda motor yang dikendarai pelaku jambret handphone yang tengah melarikan diri dari kejaran warga.
Polisi memastikan bahwa korban bernama Siti Harahap sementara pelaku berjumlah dua orang, masing-masing berinisial JS (21) dan SN (26).
Kapolsek Bukit Raya Kompol David Ricardo melalui Kanit Reskrim Iptu Muhammad Zamhur menjelaskan, insiden bermula ketika kedua pelaku baru saja melakukan aksi penjambretan dan berusaha kabur menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
“Dalam upaya melarikan diri dari kejaran warga, sepeda motor yang dikendarai pelaku kehilangan kendali dan menabrak korban yang sedang berada di tepi jalan,” ujar Kompol David.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, warga awalnya melihat kerumunan massa di sepanjang Jalan Tengku Bey.
Setelah didekati, diketahui seorang pria telah lebih dulu diamankan warga karena diduga terlibat aksi penjambretan.
Saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.
Saksi lain bernama Zulkarnain (50) mengungkapkan, kedua pelaku sebelumnya dikejar warga sebelum akhirnya menabrak korban menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BM 2159 AAE.
Akibat tabrakan keras tersebut, korban mengalami kondisi kritis dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban sempat mendapat penanganan medis. Namun berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” jelas Kompol David.
Situasi di lokasi kejadian sempat memanas seiring bertambahnya massa. Emosi warga yang tersulut membuat sepeda motor milik pelaku dibakar di tempat kejadian.
Tak lama kemudian, personel piket Polsek Bukit Raya tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan salah satu pelaku dari amukan warga.
Pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya.
Kompol David menegaskan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap secara detail kronologi kejadian serta peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan memastikan peran kedua pelaku,” pungkasnya.





