Kampar

Pria Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

×

Pria Asal Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

 

MATARIAU.COM – Upaya pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Seorang pria asal Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (8/6) sore.

Korban diketahui bernama Cepi (30), warga asal Bandung. Ia ditemukan mengapung di sekitar keramba ikan pada pukul 17.49 WIB, berjarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP).

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru menerima laporan kejadian tersebut pada Minggu (7/6). Sebanyak tujuh personel rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 43,74 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru.

Baca Juga  Sekda Riau Dorong Sektor Pertanian untuk Pertumbuhan Ekonomi di Kampar

Setibanya di lokasi pada koordinat 0°22’50.16″N – 101°04’7.24″E, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan pemantauan serta pencarian di sekitar area kejadian.

Memasuki hari kedua, Senin (8/6), operasi dilanjutkan dengan briefing dan evaluasi guna memaksimalkan pencarian. Tim SAR kemudian melakukan penyisiran sejauh kurang lebih 3 kilometer ke arah hilir Sungai Kampar dengan menggunakan pola pencarian paralel sesuai rencana operasi hari kedua (H2).

Setelah pencarian maksimal sepanjang hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di koordinat 0°22’34″N – 101°05’45″E.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Bangkinang untuk penanganan lebih lanjut serta diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga  Pria Tewas di Kedai Tuak Siak Hulu, Begini Kata Polisi

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia berupa satu orang tenggelam resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bersinergi dan bekerja maksimal selama operasi pencarian berlangsung. Semoga kerja sama ini terus terjalin dalam setiap misi kemanusiaan ke depan,” ujarnya.