PEKANBARU – Peristiwa jatuhnya Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89, Rapat (38), ke laut di perairan Bengkalis terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar tengah hari.
Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kejadian bermula saat korban bersama seorang rekan ABK bernama Muslim terbangun dari tidur sekitar pukul 12.00 WIB.
Keduanya kemudian menuju dapur kapal untuk memasak. Dalam proses tersebut, korban sempat meminta Muslim untuk mengambilkan tepung.
Namun, ketika Muslim kembali ke ruang masak, korban sudah tidak berada di tempat.
Merasa curiga, Muslim segera meminta bantuan lima ABK lainnya untuk mencari korban ke seluruh bagian kapal. Pencarian di atas kapal tidak membuahkan hasil.
Setelah memastikan korban tidak berada di atas kapal, para ABK menduga Rapat terjatuh ke laut.
Seluruh awak kapal kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar perairan tempat kapal melintas, namun korban tetap tidak ditemukan.
Keesokan harinya, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 13.50 WIB, kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Unit Siaga Meranti untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Tim rescue Basarnas segera bergerak ke lokasi yang diduga sebagai titik jatuh korban.
Hingga Selasa (6/1/2026), upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan, kepolisian, serta nelayan setempat.
Tim SAR terus menyisir perairan sekitar dengan harapan korban segera ditemukan.





